Nasional
Beranda » Berita » Dorong Ekonomi Masyarakat, Kabupaten Bekasi Perkuat Peran UMKM dalam Serapan Tenaga Kerja

Dorong Ekonomi Masyarakat, Kabupaten Bekasi Perkuat Peran UMKM dalam Serapan Tenaga Kerja

WhatsApp Image 2026-01-18 at 21.45.34

Jurnalis : Rayyan Malik

Kabar Tren, Bekasi – Kabupaten Bekasi terus mendorong penciptaan lapangan kerja melalui penguatan dan pemberdayaan Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) sebagai salah satu strategi penguatan ekonomi masyarakat. Upaya tersebut dilakukan seiring dengan karakter Kabupaten Bekasi sebagai kawasan industri besar yang menjadi tujuan pencari kerja dari berbagai daerah.

Sekretaris Dinas Ketenagakerjaan Kabupaten Bekasi, Nur Hidayah Setyowati, menyampaikan bahwa secara persentase tingkat pengangguran di Kabupaten Bekasi menunjukkan tren penurunan. Pada tahun 2025 tercatat sebesar 8,82 persen dan menurun menjadi 8,78 persen pada tahun 2026. Namun, secara absolut jumlah pencari kerja justru mengalami peningkatan karena tingginya minat masyarakat dari luar daerah untuk bekerja di kawasan industri Kabupaten Bekasi.

“Kabupaten Bekasi merupakan kawasan industri terbesar dengan UMK yang relatif tinggi. Hal ini menjadi daya tarik bagi pencari kerja dari berbagai wilayah, sehingga meskipun persentase pengangguran menurun, secara jumlah masih mengalami peningkatan,” ujarnya.

Menurut Nur Hidayah, salah satu tantangan utama yang dihadapi masyarakat lokal untuk masuk ke dunia industri adalah adanya kesenjangan kompetensi. Mayoritas perusahaan di Kabupaten Bekasi merupakan Penanaman Modal Asing (PMA) yang menerapkan standar kompetensi tertentu bagi tenaga kerja.

“Kondisi ini bukan berarti kompetensi masyarakat lokal rendah, tetapi belum sepenuhnya memenuhi standar industri. Karena itu, kami fokus melakukan upskilling dan pelatihan agar masyarakat lokal dapat lebih siap dan terserap ke dunia kerja,” jelasnya.

LETRIS Siap Sukseskan Penyelarasan Keberagaman Runding Indonesia

Dinas Ketenagakerjaan Kabupaten Bekasi juga telah melakukan pemetaan kebutuhan industri melalui kunjungan ke sejumlah perusahaan. Dari hasil pemetaan tersebut, ditemukan perlunya penguatan kompetensi dasar, salah satunya kemampuan matematika dasar, yang dinilai penting untuk menunjang kesiapan kerja di sektor industri.

Selain pelatihan berbasis sertifikasi kompetensi untuk mendukung penyerapan tenaga kerja di industri, Disnaker Kabupaten Bekasi juga mengembangkan pelatihan keterampilan yang mendorong kewirausahaan melalui UMKM. Pelatihan tersebut meliputi keterampilan barista kopi, menjahit, hingga tata rias (make up artist).

“Melalui pelatihan keterampilan ini, peserta tidak hanya diarahkan untuk mencari kerja, tetapi juga didorong agar mampu berwirausaha secara mandiri dan menciptakan lapangan kerja baru melalui UMKM,” tambahnya.

BRI Cabang Bajawa Serahkan Hadiah Panen Hadiah Simpedes Semester II 2024 kepada Nasabah Beruntung

Ia pun optimistis, dengan penguatan kompetensi dan pemberdayaan UMKM, generasi muda memiliki peluang yang lebih luas dalam membangun masa depan.

“Peluang kerja tidak hanya datang dari sektor industri, tetapi juga dari UMKM yang terus kita dorong sebagai penggerak penciptaan lapangan kerja dan penguatan ekonomi masyarakat,” tutup Nur Hidayah.

IDIA 2025: Pegadaian Kanwil IX Perkuat Semangat Transformasi Layanan

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

× Advertisement
× Advertisement