Daerah
Beranda » Berita » 23 Keluarga Ikuti BERGEMA di Surabaya, Ayah dan Anak Diajak Bermain Bersama

23 Keluarga Ikuti BERGEMA di Surabaya, Ayah dan Anak Diajak Bermain Bersama

WhatsApp Image 2026-10-04 at 11.28.43 (1)
Sebanyak 23 keluarga mengikuti BERGEMA di Taman Harmoni Surabaya. Kegiatan ini mengajak ayah dan anak bermain, berkolaborasi, serta memperkuat kedekatan emosional.

SURABAYA, 3 Oktober 2026 — Di tengah kesibukan orang tua dan padatnya aktivitas keluarga, bermain bersama menjadi cara sederhana untuk kembali saling terhubung. Bukan sekadar menghadirkan tawa, permainan juga memberikan ruang bagi ayah dan anak untuk berbicara, bekerja sama, saling menyemangati, serta menciptakan kenangan bermakna.

Semangat itulah yang dihadirkan dalam BERGEMA: Aku dan Bapakku – Eratkan Bonding Ayah dan Anak, yang diselenggarakan Ibu Profesional Surabaya Madura (IP Suramadu) pada Sabtu (3/10/2026) di Taman Harmoni, Surabaya.

Kegiatan ini didukung The Human Safety Net (THSN) Indonesia dan Ibu Profesional, dengan TEMPO dan CANTIKA sebagai media partner.

Sebanyak 23 keluarga dengan total 37 anak mengikuti kegiatan yang dirancang sebagai ruang bermain sehat, menyenangkan, sekaligus bermakna bagi ayah dan anak.

Di tengah rindangnya pepohonan, keindahan bunga, air mancur, karya seni, serta area bermain Taman Harmoni, keluarga diajak menikmati waktu bersama melalui berbagai permainan interaktif.

BRI Probolinggo Dukung Pembangunan Jalan Desa Alaskandang, Perkuat Akses dan Aktivitas Ekonomi Warga

Dari Tepuk Semangat hingga Permainan Ayah dan Anak

Sejak pukul 09.00 WIB, suasana Taman Harmoni mulai dipenuhi keceriaan. MC Anik membuka acara dengan sapaan dan tepuk semangat yang mengajak peserta berkonsentrasi serta bersiap mengikuti rangkaian permainan.

Kemeriahan semakin terasa ketika BeeBo dan Homi mengajak seluruh peserta menari bersama.

Dalam sambutannya, Sekretaris Regional IP Suramadu, Leska Tariyani, menyampaikan keresahannya terhadap semakin tingginya persoalan fatherless dalam pengasuhan keluarga Indonesia.

BRI Peduli TJSL Bantu Pembangunan Jalan Desa Wringinanom, Dorong Aktivitas Ekonomi Masyarakat

Berangkat dari keresahan tersebut, Ibu Profesional menghadirkan BERGEMA: Aku dan Bapakku di sejumlah regional di Indonesia sebagai ruang dan kesempatan untuk mendorong keterlibatan ayah dalam kehidupan anak.

Pada kesempatan yang sama, The Human Safety Net (THSN) Indonesia menyerahkan bantuan beasiswa dan learning kit kepada 10 anak dari keluarga yang membutuhkan dukungan.

Ibu Profesional Jember Raya dan THSN Gelar BERGEMA Bersama 38 Anak

Perwakilan THSN Indonesia, Stella, menegaskan bahwa setiap anak berhak tumbuh, belajar, dan mengembangkan potensi terbaiknya.

THSN bersama Ibu Profesional terus berkolaborasi untuk mendukung orang tua sekaligus mengupayakan lingkungan yang baik dan penuh kasih bagi anak.

Dari Daun Menjadi Karya: Tim Pengabdian PKMBP-TTG Universitas Syiah Kuala Dorong Ekonomi Kreatif PKK Gampong Blang Cut melalui Ecoprint

Melalui kegiatan ini, diharapkan tercipta waktu berkualitas antara ayah dan anak, bertambahnya cerita indah yang dapat dibawa pulang keluarga, serta hadirnya ruang tumbuh anak yang manfaatnya berkelanjutan.

Empat Pos Permainan, Empat Cerita Kebersamaan

Memasuki kegiatan utama, ayah dan anak dibagi menjadi empat kelompok. Mereka kemudian berpindah dari satu pos permainan ke pos lainnya hingga seluruh tantangan selesai.

Di pos Nature Craft, ayah dan anak berkreasi menyusun daun serta bunga menjadi karakter unik sesuai imajinasi mereka.

25 Member Ibu Profesional Sumatera Utara Ditempa Jadi Fasilitator Pandu 45

Sementara itu, melalui permainan Catch the Fish, anak-anak belajar menangkap ikan moli mini yang kemudian dapat dibawa pulang untuk dirawat bersama ayah.

Keseruan berlanjut di pos Traditional Game bersama Kampoeng Dolanan. Anak-anak mengikuti permainan tradisional, seperti lomba laju kelereng dan balap egrang, dengan dukungan ayah.

Kampoeng Dolanan merupakan komunitas yang berfokus pada pelestarian dan pengenalan kembali permainan tradisional sebagai bagian dari budaya, sekaligus upaya menghadapi semakin kuatnya pengaruh gadget dan modernisasi.

Adapun Game Merah-Putih, hasil inovasi Tera Saintek Tim PENS (Politeknik Elektronika Negeri Surabaya), mengajak ayah dan anak mengasah strategi melalui permainan menyusun balok berdasarkan instruksi.

Permainan ini dikembangkan dengan merekam pola gerakan dan strategi peserta, yang kemudian dianalisis untuk mengukur fungsi kognitif otak.

Menariknya, permainan tersebut tidak hanya menuntut kecepatan. Ayah dan anak harus memahami aturan, berbagi peran, berkomunikasi, serta saling mendukung untuk menyelesaikan misi.

Dengan demikian, permainan menjadi ruang alami bagi ayah untuk kembali menjelaskan, mendengarkan, menyemangati, dan bekerja sama dengan anak.

Permainan ini juga mengingatkan para ayah pada permainan masa kecil mereka, seperti gobak sodor atau benteng-bentengan.

Kini, mereka kembali memainkan permainan tersebut bersama anak-anak. Para peserta mencoba membobol benteng lawan, merobohkan susunan balok, hingga menyusunnya kembali sesuai instruksi.

Suasana pun semakin seru dengan adu strategi dan kecepatan antarkelompok.

Saat Ayah Bermain, Ibu Pun Mendapat Ruang Bernapas

Ketika ayah dan anak larut dalam permainan, para ibu mendapatkan kesempatan menikmati waktu untuk diri sendiri melalui sesi Mom’s Corner: A Moment To Breathe.

Di bawah rindangnya pepohonan bambu, para ibu mengikuti sesi yoga sambil menikmati udara segar.

Ruang ini menjadi bagian penting dari pengalaman BERGEMA. Ketika ayah dan anak memperoleh waktu berkualitas bersama, ibu pun mendapatkan kesempatan untuk berhenti sejenak, bernapas, dan memulihkan energi.

Vivi Zulfiana, salah satu peserta, mengaku merasa lebih bahagia dan semakin merasakan eratnya bonding keluarga setelah mengikuti kegiatan tersebut.

Ia dan keluarganya memang terbiasa bermain bersama di rumah maupun makan bersama di luar.

“Acara ini banyak menginspirasi kami dalam berkegiatan bersama,” ujar Vivi saat ditanya mengenai rasa syukur yang dirasakannya setelah mengikuti kegiatan Aku dan Bapakku.

Dari Balap Egrang hingga Komitmen Bermain Lagi

Bagi Amri Syahrial, kegiatan ini menjadi pengingat bahwa waktu bersama anak perlu sengaja diciptakan.

Kesibukannya bekerja selama ini membuat waktu bermain bersama anak menjadi terbatas. Namun, setelah mengikuti Aku dan Bapakku, ia berkeinginan memanfaatkan waktu libur untuk lebih banyak bermain bersama anak.

“Karena bermain bersama anak itu seru, terlebih saat bermain lomba balap egrang,” ungkap Amri.

Cerita berbeda datang dari Nilna, salah satu peserta anak yang begitu menyukai permainan Catch the Fish.

Ia merasa senang karena ikan-ikan yang ditangkapnya berukuran mungil dan berwarna-warni. Ikan hasil tangkapannya pun dibawa pulang dan diberi nama.

Ketika ditanya bagaimana perasaannya bermain bersama ayah hari itu, Nilna menjawab singkat.

“Senang dan ingin bermain lagi!”

Keinginan untuk kembali bermain menjadi gambaran sederhana dari keberhasilan kegiatan ini. Anak pulang membawa pengalaman menyenangkan, sementara ayah membawa kesadaran bahwa waktu bermain bersama anak merupakan investasi berharga dalam membangun hubungan keluarga.

Menanam Komitmen di Pohon Kebersamaan

Menjelang penutupan, para ayah diajak membuat komitmen mengenai hal-hal yang akan mulai dilakukan atau dilanjutkan untuk menjaga dan mempererat kedekatan dengan anak.

Komitmen tersebut kemudian ditempelkan pada Pohon Komitmen yang telah disediakan.

Dari sebuah permainan sederhana, lahir harapan agar kebersamaan tidak berhenti ketika acara selesai.

BERGEMA: Aku dan Bapakku menjadi ruang bagi ayah dan anak untuk bermain, berkomunikasi, bekerja sama, serta menciptakan cerita berkesan dan bermakna yang dapat dibawa pulang.

Sebab, bagi anak, kenangan tentang ayah yang hadir dan bermain bersamanya dapat menjadi cerita yang jauh lebih panjang daripada durasi sebuah acara.

Setelah Surabaya, petualangan ini akan berlanjut. Homi dan BeeBo akan kembali menyapa ayah dan anak di kota-kota berikutnya.

Sampai jumpa BERGEMA di kota berikutnya! 🐘🐝💛

Penanggung Jawab Acara: Vindyantika A, CPS, CPT

Media Sosial: Instagram @ibuprofesionalsuramadu

× Advertisement
× Advertisement