Daerah
Beranda » Berita » BERGEMA Salatiga 2026: Ayah dan Anak Bernostalgia Lewat Permainan Tradisional

BERGEMA Salatiga 2026: Ayah dan Anak Bernostalgia Lewat Permainan Tradisional

Salatiga – Dua puluh keluarga bergembira, berkumpul dan bermain bersama di acara BERGEMA (Berbagi, Bergerak, Bersama) Ibu Profesional Salatiga pada hari Minggu (4/10). Kegiatan yang dilakukan serentak di 50 regional Ibu Profesional sejak Juli hingga Desember ini bertujuan untuk memberikan waktu bermain khusus bagi ayah dan anak. Sehingga diharapkan dapat meningkatkan bonding antara ayah dan anak.

Bertempat di School of life Lebah Putih, kegiatan ini mengusung tema “Reliving Childhood Memories – Menghidupkan Kembali Dunia Masa Kecil Ayah”. Dalam kegiatan ini para ayah diajak untuk mengenang masa kecil dengan bermain aneka pemainan tradisional bersama anak dan mencoba berbagai makanan zaman dahulu. Sementara ayah dan anak bermain, para bunda berkumpul dalam sesi “Mom’s Corner” bersama founder Ibu profesional, Ibu Septi Wulandani dan Bapak Dodik Mariyanto untuk belajar ‘Pandu 45’ sebagai tools untuk mengamati bakat anak, dan juga saling berbagi inspirasi.

Selain dirancang untuk sesi bermain, kegiatan yang didukung oleh The Human Safety Net ini  turut pula membagikan beasiswa pendidikan anak usia dini dari keluarga rentan, dengan dukungan berupa learning kit bagi peserta penerima manfaat. Harapannya beasiswa yang diberikan dapat mendukung kelangsungan tumbuh kembang anak usia dini sebagai salah satu pondasi pendidikan sekaligus menjadi sarana mempererat bonding ayah dengan anak melalui aktivitas bermain bersama.

Kegiatan ini juga turut didukung oleh kehadiran para volunteer dari komunitas SAN (Senyum Anak Nusantara) dan anak remaja dan dewasa dari anggota komunitas Ibu Profesional Salatiga. Mereka berperan menjadi fasilitator bermain sekaligus mengabadikan berbagai momen penting ke dalam bentuk foto dan video.

Kurasi Permainan yang Mendukung Perkembangan Anak

Kegiatan Aku dan Bapakku diawali dengan membuat mahkota daun nangka, kalung medali daun singkong, dan juga tongkat bambu. Peserta kemudian dibagi menjadi 3 kelompok bermain yang secara berotasi selama 45 menit menjelajahi tiga area gelanggang main (area tanding, area mandiri, warung jadoel), lalu ditutup dengan refleksi bersama.

23 Keluarga Ikuti BERGEMA di Surabaya, Ayah dan Anak Diajak Bermain Bersama

Permainan yang dihadirkan tak sekedar untuk mengusung kenangan tapi juga mendukung kebutuhan stimulasi sensori dan motorik anak.  Ada 10 permainan yang disiapkan di Bergema Salatiga diantaranya  egrang bathok, engklek, kelereng, ketapel, balon tiup, telepon kaleng, dan lain lain. Tak kalah menarik di sesi bermain ini ada satu area jelajah sensasi multi sensori bernama “Warung Djadoel” yang mengajak peserta menikmati aneka jajanan zaman dahulu. Di area ini para ayah diminta untuk menceritakan pengalamannya menikmati jajanan tersebut sehingga membangun imajinasi anak tentang masa kecil ayahnya.

Kehadiran Ayah dan Kehangatan Hatinya

Kehadiran ayah yang bermain seutuhnya sukses membuat suasana di lokasi meriah, semarak, namun hangat. Anak-anak antusias menyimak penjelasan ayah tentang cara bermain sekaligus cerita kenangan ayah yang melekat di dalamnya. Kegembiraan ini tersirat dalam refleksi anak anak yang dituangkan dalam gambar emoji yang mereka gambar sendiri di kartu yang disediakan. Dan hasilnya di dominasi oleh gambar emoji senyuman.

Tak kalah berkesan dengan antusias anak, para ayah juga menuliskan refleksi pasca bermain. Salah satu ayah bernama Djoko (45) menyampaikan keharuannya saat bermain telepon kaleng “saya agak terharu mendengar anak mengatakan ayahku pahlawanku, sehat sehat ya” karena ternyata belum pernah mendengar kalimat tersebut dari anaknya. Lain cerita di warung jadoel seorang ayah bergembira mengenang camilan kesukaan yang sering dibuatkan oleh ibunya semasa kecil dan berbagai cerita berkesan lainnya yang mewarnai jalannya kegiatan Bergema Salatiga.

BRI Probolinggo Dukung Pembangunan Jalan Desa Alaskandang, Perkuat Akses dan Aktivitas Ekonomi Warga

Aktivitas jelajah bermain di akhiri dengan sesi komitmen berupa penandatanganan dan pembacaan janji kapten yang dilakukan bersama sama dipandu oleh Beboo. Beebo mengajak seluruh ayah untuk berkomitmen rutin bermain dengan anak, bersedia menyimak aneka ceritanya, hadir dan mendukung ananda, serta berkolaborasi dengan bunda di rumah untuk menciptakan rumah yang hangat dan penuh tawa.

Duet Maskot Istimewa Representasi Komitmen Main Bersama

Kegiatan Bergema Salatiga semakin meriah dengan hadirnya dua maskot istimewa, Beebo dan Homi, yang menjadi representasi hangatnya komitmen main bersama antara ayah, ibu, dan anak. Di Bergema Salatiga kedua maskot tersebut diperankan oleh Lukmanul Hakim sebagai Beboo dan Noor Widyaningsih sebagai Homi. Keduanya adalah sosok penggerak literasi dan juga parenting yang aktif berkegiatan di komunitas Ibu Profesional. Hadirnya kedua maskot ini menjadi satu hal penting yang turut menambah warna dan suasana gembira dari kegiatan Bergema Salatiga yang di dominasi oleh anak anak usia dini.

BRI Peduli TJSL Bantu Pembangunan Jalan Desa Wringinanom, Dorong Aktivitas Ekonomi Masyarakat

Ibu Profesional Salatiga

IG @Ibuprofesionalsalatiga

Ibu Profesional Jember Raya dan THSN Gelar BERGEMA Bersama 38 Anak

× Advertisement
× Advertisement