Kabar Tren, Jakarta – Performa luar biasa ditunjukkan Federico Dimarco saat Inter Milan menghadapi Torino dalam lanjutan Serie A musim 2025/2026. Meski pertandingan berakhir imbang 2-2, Dimarco justru mencatatkan rekor individu yang mengesankan.
Dua Assist, Satu Rekor Bersejarah
Bermain di markas Torino, Dimarco menjadi sosok kunci di balik dua gol Inter. Ia berperan dalam gol yang dicetak Marcus Thuram dan Yann Bisseck, membuat Nerazzurri sempat unggul dua gol lebih dulu.
Tambahan dua assist tersebut membuat total kontribusinya musim ini mencapai 17 assist hanya dalam 32 pertandingan Serie A. Catatan ini sekaligus memecahkan rekor sebelumnya yang dipegang Papu Gómez dengan 16 assist pada musim 2019/2020 bersama Atalanta.
Pencapaian ini menegaskan peran penting Dimarco sebagai salah satu bek sayap paling produktif di Eropa saat ini.
Laga Berakhir Dramatis
Meski tampil dominan di awal pertandingan, Inter gagal mempertahankan keunggulan. Torino bangkit dan mencetak dua gol balasan dalam waktu singkat melalui Giovanni Simeone dan Nikola Vlašić.
Hasil imbang ini membuat Inter harus puas membawa pulang satu poin, meskipun mereka sempat berada di posisi nyaman untuk meraih kemenangan.
Rekor Masih Bisa Bertambah
Menariknya, torehan assist Dimarco masih berpotensi bertambah. Inter Milan masih memiliki empat pertandingan tersisa musim ini, menghadapi Parma, Lazio, Hellas Verona, dan Bologna.
Jika mampu mempertahankan performa, bukan tidak mungkin Dimarco akan mencatatkan rekor yang lebih sulit dikejar di masa depan.
Inter Semakin Dekat ke Scudetto
Di sisi lain, tambahan satu poin tetap menjaga posisi Inter Milan di puncak klasemen dengan 79 poin. Mereka kini semakin dekat untuk mengamankan gelar juara Serie A musim ini.
Peluang terbesar datang pada laga berikutnya saat Inter menjamu Parma di kandang sendiri. Kemenangan dalam pertandingan tersebut bisa langsung memastikan scudetto menjadi milik Nerazzurri.
Kombinasi Rekor dan Ambisi Gelar
Musim ini menjadi panggung sempurna bagi Inter Milan, tidak hanya dalam perburuan gelar, tetapi juga dalam pencapaian individu para pemainnya. Federico Dimarco menjadi contoh nyata bagaimana kontribusi seorang pemain bisa berdampak besar bagi tim.
Kini, sorotan tertuju pada apakah Inter mampu menutup musim dengan trofi juara, sekaligus mengukuhkan musim gemilang Dimarco sebagai salah satu yang terbaik dalam kariernya.
Dapatkan informasi terupdate seputar dunia sepakbola dan olahraga lainnya hanya di https://www.strategibola.com.

