Jurnalis : Rayyan Malik
Kabar Tren, Makassar, 9 Februari 2026 – Memperingati Bulan Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3) Nasional 2026, PLN Nusa Daya Unit Pelaksana Sulawesi 2 menggelar Aksi Donor Darah yang dirangkaikan dengan Seminar Bulan K3 Nasional, Senin (9/2), di Acacia Hall Lantai 2 Hotel Claro Makassar. Kegiatan ini menjadi bagian dari rangkaian peringatan Bulan K3 sekaligus wujud nyata kepedulian perusahaan terhadap aspek kemanusiaan dan kesehatan masyarakat.
Aksi sosial tersebut terselenggara melalui kerja sama dengan Unit Transfusi Darah (UTD) PMI Kota Makassar, dengan menerapkan prosedur medis dan standar kesehatan yang berlaku. Sinergi ini memastikan seluruh proses donor darah berjalan aman, tertib, dan sesuai ketentuan.
Partisipasi karyawan dan karyawati PLN Nusa Daya UP Sulawesi 2 tampak tinggi sepanjang kegiatan berlangsung. Dari aksi tersebut, berhasil dihimpun sebanyak 9.450 mililiter darah yang selanjutnya disalurkan melalui UTD PMI Kota Makassar untuk membantu memenuhi kebutuhan darah masyarakat.
Manager PLN Nusa Daya UP Sulawesi 2, Ade Faizal Maizar, menyampaikan apresiasi atas keterlibatan aktif para pegawai dalam kegiatan kemanusiaan tersebut. Menurutnya, donor darah bukan sekadar agenda pendamping seminar, melainkan bagian dari implementasi nilai-nilai K3 secara lebih luas.
“Melalui aksi ini, kami ingin menegaskan bahwa semangat K3 tidak berhenti pada keselamatan kerja di lingkungan operasional. Kepedulian terhadap kesehatan dan kemanusiaan juga menjadi bagian penting dari budaya perusahaan. Setiap tetes darah yang disumbangkan diharapkan dapat memberi harapan baru bagi mereka yang membutuhkan,” ujarnya.
Kegiatan donor darah ini sekaligus memperluas makna Bulan K3 sebagai momentum membangun kesadaran kolektif—tidak hanya dalam menjaga keselamatan di tempat kerja, tetapi juga dalam memperkuat solidaritas sosial.
Dengan terselenggaranya aksi tersebut, PLN Nusa Daya Unit Pelaksana Sulawesi 2 menegaskan komitmennya untuk terus mengintegrasikan aspek keselamatan, kesehatan, dan kepedulian sosial dalam setiap kegiatan perusahaan. Upaya ini diharapkan mampu menumbuhkan budaya kerja yang tidak hanya produktif dan aman, tetapi juga berorientasi pada kemaslahatan bersama.

