Daerah
Beranda » Berita » Perpisahan Haru Sersan Tisantro Sitanggang dan Ibu Angkat di Papua

Perpisahan Haru Sersan Tisantro Sitanggang dan Ibu Angkat di Papua

Picture7fghhhhh
Foto Tisantro Sitanggang dengan ibu angkatnya di Papua (Sumber: Tiktok/tisantrositanggang)

KABAR TREN, KAMPUNG TEMBUTKA, PAPUA SELATAN – Sersan Satu Tisantro Sitanggang berpamitan dengan ibu angkatnya, Inang Bukit, dalam momen perpisahan usai menyelesaikan masa penugasan di Kampung Tembutka, Distrik Ninati, Kabupaten Boven Digoel, Provinsi Papua Selatan, pada 19 Juni 2026 pukul 15.00 WIT. Peristiwa ini menjadi gambaran eratnya hubungan kekeluargaan yang terjalin antara prajurit TNI dan masyarakat setempat.

Selama menjalankan tugas di wilayah tersebut, Tisantro Sitanggang tidak hanya berperan sebagai aparat keamanan, tetapi juga membangun kedekatan dengan masyarakat. Hubungan yang dilandasi rasa saling menghormati, kepedulian, dan kasih sayang tersebut berkembang hingga membentuk ikatan kekeluargaan yang erat dengan Inang Bukit sebagai ibu angkatnya.

Momen perpisahan yang berlangsung di Pos Tembutka dipenuhi suasana haru. Pelukan dan air mata mewarnai pertemuan terakhir mereka, mencerminkan hubungan yang tidak sekadar formal, melainkan ikatan batin layaknya ibu dan anak.

Bagi Tisantro Sitanggang, Inang Bukit merupakan sosok yang memberikan perhatian, doa, dan kehangatan selama masa penugasannya. Kehadiran sosok tersebut menjadi bagian penting dalam perjalanan pengabdiannya di Papua.

“Jarak hanya membuat kami tidak bisa bertemu setiap hari, tetapi tidak akan pernah menghapus hubungan seorang ibu dan anak. Saya akan tetap menjadi anak Inang sampai kapan pun,” ujar Tisantro Sitanggang.

Semangat Hari Lahir Pancasila, PLN UP3 Jember Perkuat Kompetensi Yantek Melalui Akademi Yantek Untuk Dorong Pelayanan Sepenuh Hati, Integritas dan Budaya Safety

Ia juga menyampaikan apresiasi kepada Satgas Yonif 126/Kala Cakti atas kesempatan yang diberikan untuk mengabdi sekaligus mengenal masyarakat Papua. Pengalaman tersebut, menurutnya, menjadi pelajaran berharga tentang arti persaudaraan dan nilai kekeluargaan yang melampaui perbedaan latar belakang.

Peristiwa ini menunjukkan bahwa pengabdian prajurit tidak hanya diwujudkan melalui tugas menjaga keamanan, tetapi juga melalui hubungan kemanusiaan yang tulus. Diharapkan, tali silaturahmi yang telah terjalin dapat terus terjaga dan menjadi inspirasi bagi masyarakat luas.

Kerusuhan Demonstrasi di Grahadi: Tak Ada Pengamanan TNI Saat Massa #IndonesiaSekarat Bakar Fasilitas Publik
× Advertisement
× Advertisement