Oleh; Cinta Sabila Ananta – Universitas Pamulang
Kabar Tren, Opini – Banyak orang menganggap bahwa belajar Sastra Inggris berarti belajar tentang penggunaan bahasa Inggris sehari-hari, tata bahasa, kosa kata, atau kecakapan berbahasa. Ini sebagian benar, tetapi belajar Sastra Inggris berarti belajar jauh lebih dari itu. Mahasiswa belajar tentang kemanusiaan, menemukan budaya yang berbeda, dan belajar bagaimana menganalisis sejarah, bahasa, dan pemikiran.
Mempelajari Sastra Inggris dapat menyebabkan peningkatan penggunaan bahasa Inggris karena bahasa Inggris adalah bahasa internasional, tetapi itu bukan satu-satunya hal yang terlibat dalam proses belajar. Mahasiswa belajar bagaimana berpikir di luar kebiasaan, menganalisis berbagai situasi dari berbagai sudut pandang dan memahami bahwa teks yang dibaca tidak selalu memiliki interpretasi tunggal yang tetap.
Kuliah Bahasa Inggris tidak berarti belajar bahasa Inggris dengan mempelajari tata bahasa atau menambah kosa kata. Kuliah Bahasa Inggris mencakup membaca novel, menulis drama, mendengarkan lagu, dan mempelajari sastra. Sastra dianalisis untuk memahami ide dan pendapat yang tersembunyi dan cerita tidak dibaca hanya untuk mengetahui ceritanya. Setiap karya sastra menunjukkan cara yang berbeda untuk menggambarkan kehidupan dan dalam proses analisis, mahasiswa belajar untuk berhenti menjadi begitu kritis terhadap orang lain.
Globalisasi dan teknologi yang maju telah menjadikan komunikasi dan pemahaman bahasa sebagai hal yang paling tidak kita khawatirkan. Masyarakat modern menuntut kita untuk belajar memahami sesama manusia dan cara mereka berpikir, serta menghargai pluralitas yang ada. Untuk memahami dan menghargai keberagaman dunia tempat kita hidup, Sastra Inggris bertujuan untuk membekali orang dengan cara untuk meningkatkan pengalaman belajar mereka melalui pemahaman tentang kehidupan melalui berbagai teks sastra. Sastra Inggris memperkenalkan orang pada berbagai tatanan sosial dan hubungan yang coexist di berbagai tempat di dunia, serta berbagai realitas.
Dengan demikian, berkat terbesar dari studi Sastra Inggris bukanlah penguasaan bahasa Inggris; melainkan mentalitas dan cara berpikir yang dikembangkan melalui proses pembelajaran. Sastra Inggris membantu kita melihat kehidupan dari berbagai sudut dan menghargai arti penting dari hal-hal yang tampaknya tidak penting. Ia mengajarkan nilai bahasa tidak hanya sebagai alat untuk berkomunikasi, tetapi juga untuk mengekspresikan latar belakang budaya seseorang, tatanan sosial, pandangan dunia, dan akhirnya untuk mengubah persepsi masyarakat.

