Pendidikan
Beranda » Berita » Mahasiswa Pascasarjana Antusias Ikuti Workshop Bibliometrik FITK UIN Sunan Kalijaga

Mahasiswa Pascasarjana Antusias Ikuti Workshop Bibliometrik FITK UIN Sunan Kalijaga

hgfdweeee
Foto bersama peserta dan narasumber usai pelaksanaan Workshop Analisis Bibliometrik FITK UIN Sunan Kalijaga melalui Zoom Meeting.

Kabar Tren, Yogyakarta — Fakultas Ilmu Tarbiyah dan Keguruan (FITK) UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta menyelenggarakan Workshop Analisis Bibliometrik sebagai bagian dari program penguatan metodologi penelitian bagi mahasiswa program magister dan doktor. Kegiatan yang berlangsung selama tiga hari, 7–9 Mei 2026, ini dilaksanakan secara hybrid di Ruang Layanan Penelitian, Penulisan Akademik, dan Publikasi Mahasiswa Pascasarjana FITK Kampus Sambilegi.

Workshop diikuti sekitar 20 peserta secara luring dan lebih dari 60 peserta secara daring dari berbagai program studi pascasarjana. Tingginya antusiasme peserta terlihat dari aktifnya diskusi dan banyaknya pertanyaan yang muncul selama sesi berlangsung, mulai dari strategi penelusuran literatur ilmiah hingga teknik membaca tren penelitian global.

Kegiatan dibuka langsung oleh Dekan FITK UIN Sunan Kalijaga, Prof. Dr. Sigit Purnama. Dalam sambutannya, ia menegaskan bahwa kemampuan metodologis menjadi kebutuhan penting bagi mahasiswa pascasarjana di tengah tuntutan publikasi ilmiah yang semakin kompetitif.

“Mahasiswa tidak cukup hanya memiliki topik penelitian yang menarik, tetapi juga harus mampu menunjukkan posisi penelitian, novelty, dan kontribusi ilmiahnya melalui pendekatan metodologis yang kuat,” ujarnya.

Ketua Layanan Penelitian, Penulisan Akademik, dan Publikasi Mahasiswa Pascasarjana FITK, Jamil Suprihatiningrum, Ph.D., menjelaskan bahwa workshop ini dirancang secara aplikatif agar peserta dapat langsung mempraktikkan berbagai teknik analisis bibliometrik dalam konteks penelitian masing-masing.

Hardiknas 2026: PD-PGMI Soroti Krisis Minat Jadi Guru, Dorong Reformasi Akademik dan Penguatan Prodi

“Kegiatan ini memang dirancang berbasis praktik. Kami berharap mahasiswa tidak hanya memahami konsep bibliometrik secara teoritis, tetapi juga mampu menggunakannya untuk memperkuat proposal, tesis, disertasi, maupun artikel ilmiah,” jelasnya.

Workshop menghadirkan Abroto, M.Pd. sebagai narasumber dengan moderator Imam Khoriyadi, M.Pd. Materi yang diberikan mencakup dasar-dasar bibliometrik dan scientometric, strategi penelusuran database ilmiah, visualisasi jaringan penelitian menggunakan VOSviewer, hingga analisis tren penelitian dan identifikasi research gap berbasis data.

Pada sesi praktik, peserta secara langsung melakukan data retrieval, cleaning data bibliografis, visualisasi jaringan penelitian, hingga penyusunan peta tematik penelitian. Pendekatan hands-on tersebut membuat suasana workshop berlangsung interaktif dan dinamis.

Satu Suara Melawan Kekerasan, DEMA FDIKOM Gelar Diskusi dan Mimbar Bebas

Salah satu peserta, mahasiswa program doktor PAI FITK, mengaku workshop ini sangat membantu dalam memahami posisi penelitiannya di tengah perkembangan kajian global.

“Selama ini saya sering bingung menentukan research gap dan membaca tren penelitian. Setelah mengikuti workshop ini, saya jadi lebih paham bagaimana memetakan literatur secara sistematis dan berbasis data,” ungkapnya.

Sebelum Sebuah Bisnis Dimulai, Ada Satu Pertanyaan Penting

Hal serupa disampaikan oleh mahasiswa dari program magister, yang menilai sesi praktik menjadi bagian paling menarik dalam kegiatan tersebut.

“Biasanya kami hanya membaca tentang bibliometrik di artikel, tetapi di workshop ini langsung praktik menggunakan VOSviewer dan melihat sendiri bagaimana jaringan penelitian terbentuk. Ini sangat membuka wawasan,” katanya.

Bukber Mahasiswa Falsafah dan Agama Universitas Paramadina Teguhkan Ukhuwah dan Kolaborasi Lintas Generasi

Melalui kegiatan ini, FITK UIN Sunan Kalijaga berharap mahasiswa pascasarjana semakin siap menghasilkan penelitian dan publikasi ilmiah yang lebih kuat secara metodologis, relevan dengan perkembangan ilmu pengetahuan, serta mampu bersaing di tingkat nasional maupun internasional.

× Advertisement
× Advertisement