Nasional
Beranda » Berita » Nama Khoirul Ulum Menguat dalam Dinamika Pemilihan Ketua Badko HMI DKI Jabar

Nama Khoirul Ulum Menguat dalam Dinamika Pemilihan Ketua Badko HMI DKI Jabar

WhatsApp Image 2026-02-04 at 12.07.59

Kabar Tren, Jakarta Selatan — Nama Khoirul Ulum mengemuka dalam dinamika pemilihan Ketua Badan Koordinasi (Badko) Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) DKI–Jawa Barat pada Musyawarah Daerah (Musda) 2026 yang digelar di Caffe +62, Jakarta Selatan, Jumat (30/1/2026). Dukungan mayoritas cabang serta rekam jejaknya dalam isu perkaderan dan penguatan intelektual menjadi faktor yang menguatkan posisinya sebagai kandidat terkuat.

Dalam forum Musda, sejumlah cabang menyampaikan pandangan yang menempatkan pembaruan perkaderan sebagai agenda strategis Badko ke depan. Dalam konteks tersebut, Khoirul Ulum dinilai memiliki kesesuaian visi dengan kebutuhan organisasi, terutama dalam menjawab tantangan kaderisasi yang dinilai masih cenderung konservatif.

Khoirul Ulum memperoleh rekomendasi dari tiga cabang, yakni Cabang Jakarta Selatan, Cabang Jakarta Barat, dan Cabang Ciputat. Dukungan ini mencerminkan kepercayaan cabang-cabang terhadap kapasitas kepemimpinan yang dinilai mampu menyatukan agenda perkaderan, konsolidasi organisasi, dan penguatan intelektual kader.

Cabang Jakarta Selatan menilai pentingnya figur Ketua Badko yang memahami kekhasan perkaderan Jabodetabek–Jawa Barat, termasuk tradisi sarasehan dalam Latihan Kader II yang menekankan pembentukan mental dan daya juang kader. Dalam pandangan tersebut, Khoirul Ulum dinilai memiliki pemahaman yang kuat terhadap karakter perkaderan wilayah dan potensi untuk mengembangkannya secara lebih terstruktur.

Sementara itu, Cabang Jakarta Barat menekankan pentingnya kepemimpinan yang mampu merajut kembali soliditas organisasi pasca Musda. Mereka menilai figur Ketua Badko ke depan harus mampu meleburkan berbagai kepentingan cabang dan menjadikan perkaderan sebagai agenda bersama. Dalam konteks ini, Khoirul Ulum dipandang memiliki modal komunikasi dan pendekatan kolektif yang dibutuhkan untuk menjaga kesolidan Badko DKI–Jabar.

Kontribusi Nyata Erwin Karouw di Balik Sukses Perayaan Natal dan Kunci Taong Kawanua 2026

Dukungan juga datang dari Cabang Ciputat, yang dalam pandangannya menekankan pentingnya penguatan intelektual keislaman yang moderat dalam sistem perkaderan HMI. Cabang Ciputat menilai kaderisasi ke depan harus melahirkan kader yang tidak hanya aktif secara organisatoris, tetapi juga memiliki kedalaman keilmuan Islam, berpikir kritis, serta berorientasi pada nilai-nilai moderasi beragama. Khoirul Ulum dinilai memiliki perhatian kuat terhadap agenda tersebut.

Selain dukungan cabang, menguatnya nama Khoirul Ulum juga tidak terlepas dari arah umum Musda yang menekankan keberlanjutan program perkaderan, termasuk pengaktifan KPN dan penguatan peran Badko sebagai poros pembinaan wilayah. Figur Ketua Badko ke depan diharapkan mampu memastikan agenda tersebut berjalan secara konsisten dan berkelanjutan.

Musda Badko HMI DKI–Jabar 2026 sendiri menegaskan bahwa proses pemilihan Ketua Badko bukan sekadar pergantian kepemimpinan, melainkan bagian dari upaya memperkuat arah perkaderan dan regenerasi organisasi. Dalam konteks itu, menguatnya dukungan terhadap Khoirul Ulum mencerminkan harapan cabang-cabang akan lahirnya kepemimpinan yang inklusif, berorientasi pada pembaruan perkaderan, serta mampu menjawab tantangan intelektual dan kebangsaan ke depan.

Forum Pencegahan Radikalisme Tingkatkan Kesadaran Kebangsaan Pemuda Dengan Dialog Terbuka

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

× Advertisement
× Advertisement