Daerah
Beranda » Berita » EPIC KABAR, Ambisi Kawasan Terpadu 523 Hektare di Padalarang

EPIC KABAR, Ambisi Kawasan Terpadu 523 Hektare di Padalarang

WhatsApp Image 2026-10-29 at 11.23.37
Ilustrasi visual berbasis AI yang menggambarkan konsep pengembangan EPIC KABAR, kawasan terpadu seluas 523 hektare di Padalarang, Kabupaten Bandung Barat

Kabar Tren, Bandung – Bayangkan sebuah kawasan yang memadukan destinasi hiburan, pusat belanja kelas dunia, resor, dan hunian mewah dalam satu hamparan luas. Visi itulah yang ditawarkan EPIC KABAR, proyek kawasan terpadu seluas 523 hektare di Padalarang, Kabupaten Bandung Barat.

Berjarak sekitar satu kilometer dari IKEA Kota Baru Parahyangan, EPIC KABAR dirancang untuk menghadirkan pengalaman kawasan berskala besar. Infrastruktur Jalan Lingkar Padalarang–Cipatat yang sedang dikerjakan dan melintasi area proyek juga menjadi bagian dari gambaran pengembangan kawasan tersebut.

Empat Pengalaman dalam Satu Kawasan

EPIC KABAR mengusung konsep pengembangan yang mencakup hiburan, ritel, akomodasi, dan hunian eksklusif. Keempatnya diarahkan untuk membentuk kawasan dengan beragam aktivitas, mulai dari rekreasi hingga gaya hidup premium.

Salah satu daya tarik yang direncanakan adalah Universal Studios Indonesia. Kehadiran taman hiburan ini diproyeksikan membuka puluhan ribu lapangan kerja. Target jumlah pengunjung dan pemasukan devisanya juga dibandingkan dengan capaian Universal Studios Beijing dan Singapura.

Potensi taman hiburan tidak hanya terletak pada pengalaman rekreasi yang ditawarkan. Skala operasionalnya juga berpeluang mendorong aktivitas ekonomi, mulai dari penyerapan tenaga kerja hingga pertumbuhan usaha pendukung.

Hari Kesaktian Pancasila, PLN UP3 Jember Perkuat Semangat Persatuan dan Pengabdian

Namun, besaran manfaat tersebut akan bergantung pada realisasi pembangunan, kesiapan operasional, dan capaian aktual ketika fasilitas mulai beroperasi.

Simon Premium Outlet dan Peluang Ekonomi Lokal

Sektor ritel menjadi bagian lain dari konsep EPIC KABAR melalui rencana kehadiran Simon Premium Outlet.

Pusat belanja ini diproyeksikan menarik pengunjung dalam jumlah besar. Pada tahun pertama, target kunjungannya disebut ingin menyamai rekor Johor Premium Outlet. Sementara itu, penyerapan tenaga kerja dan kontribusi pendapatannya ditargetkan melampaui Premium Outlet Alam Sutra.

BERGEMA IP Kaltara Ajak 23 Keluarga di Tarakan Jadikan Rumah Ruang Belajar Cinta dan Kehidupan

Jika target tersebut dapat diwujudkan, aktivitas ritel berpotensi menjadi salah satu penggerak ekonomi kawasan. Peluang yang muncul tidak hanya berkaitan dengan kegiatan belanja, tetapi juga kebutuhan operasional dan penyerapan tenaga kerja.

Bagi masyarakat di kawasan sekitar, dampak yang paling berarti nantinya adalah sejauh mana pertumbuhan aktivitas tersebut dapat membuka kesempatan ekonomi secara nyata.

BRI Peduli Salurkan Bantuan Penanggulangan Bencana kepada BPBD Kabupaten Ngada, Wujud Nyata Kepedulian terhadap Masyarakat

Resor dan Hunian dengan Pendekatan Eksklusif

EPIC KABAR juga merencanakan Banyan Tree Saguling Resort, yang mengadopsi daya tarik resor Banyan Tree di Thailand. Konsepnya diarahkan pada pengalaman menginap premium dengan target tingkat okupansi penuh, meskipun menawarkan tarif eksklusif.

Selain resor, EPIC Hidden Luxury Estate dirancang sebagai kawasan hunian mewah dengan luas minimum 5.000 meter persegi per unit. Pengembangannya disebut melibatkan STUDIA54 Russia, yang dalam materi proyek dikaitkan dengan klien dari kalangan tokoh ternama dan individu dengan kekayaan tinggi.

GAPOPIN Temui Kepala Dinkes Tulungagung, Ini 6 Hasil Audiensi soal Optik Berizin dan Kesehatan Mata

Kedua fasilitas tersebut melengkapi visi EPIC KABAR sebagai kawasan yang tidak hanya menawarkan rekreasi, tetapi juga pengalaman menginap dan hunian eksklusif.

Perpaduan berbagai fungsi ini menjadi dasar ambisi pengembangan kawasan dalam skala besar. Tantangan berikutnya adalah memastikan setiap fasilitas dapat diwujudkan sesuai dengan konsep, standar, dan kualitas yang ditawarkan.

Kesejahteraan Pekerja sebagai Bagian dari Visi

Salah satu aspek yang ditonjolkan EPIC KABAR adalah kebijakan ketenagakerjaan. Proyek ini menyatakan komitmen untuk tidak menggunakan sistem outsourcing bagi pekerja yang dipekerjakan oleh mitra asingnya.

JCWF 2026 Ajak Jogja “Reconnect”: Merawat Diri, Merawat Budaya, Menghidupkan Musim Sepi

Seluruh pekerja direncanakan berstatus karyawan tetap, dengan penghasilan dan jaminan kesehatan yang diklaim jauh di atas upah minimum regional. Jaminan hari tua atau pensiun yang mengadaptasi proyek percontohan di negara-negara maju juga menjadi bagian dari konsep tersebut.

Pendekatan ini menempatkan kesejahteraan pekerja sebagai salah satu unsur yang ingin ditonjolkan, di samping skala pembangunan dan fasilitas yang direncanakan.

Pada akhirnya, kualitas sebuah proyek besar tidak hanya ditentukan oleh kemegahan fasilitasnya. Kepastian pekerjaan, perlindungan tenaga kerja, serta peluang yang dapat dinikmati masyarakat akan menjadi bagian penting dalam menilai manfaatnya.

Mewujudkan Ambisi Menjadi Manfaat Nyata

Dengan luas kawasan mencapai 523 hektare, EPIC KABAR membawa visi pengembangan yang menggabungkan pariwisata, ritel, resor, dan hunian mewah. Rencana tersebut disertai berbagai proyeksi mengenai jumlah pengunjung, penyerapan tenaga kerja, dan kontribusi ekonomi.

Realisasi setiap fasilitas dan pencapaian targetnya akan menjadi penentu apakah visi tersebut dapat diterjemahkan menjadi manfaat nyata bagi kawasan dan masyarakat sekitarnya.

Sebab, sebuah kawasan terpadu pada akhirnya bukan hanya tentang seberapa besar proyek yang dirancang, melainkan juga tentang nilai ekonomi, kualitas pekerjaan, dan pengalaman yang benar-benar dapat diwujudkan.

× Advertisement
× Advertisement