Pendidikan
Beranda » Berita » FITK UIN Sunan Kalijaga Gelar Journal Clinic Series 2026 Perkuat Academic Writing dan Pengelolaan Jurnal

FITK UIN Sunan Kalijaga Gelar Journal Clinic Series 2026 Perkuat Academic Writing dan Pengelolaan Jurnal

WhatsApp Image 2026-05-14 at 14.08.14
Peserta dan narasumber berfoto bersama usai FITK Journal Clinic Series 2026 #1, Rabu (13/5/2026).

Administrator : Aisyah Azka

Kabar Tren, Yogyakarta, 14 Mei 2026 – Fakultas Ilmu Tarbiyah dan Keguruan UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta melalui Center for Research and Publication/Rumah Jurnal FITK menyelenggarakan FITK Journal Clinic Series 2026 #1 dengan tema “Academic Writing dan Metodologi Penelitian” pada Rabu, 13 Mei 2026. Kegiatan ini berlangsung di Ruang Rumah Jurnal FITK Lantai 2, Fakultas Ilmu Tarbiyah dan Keguruan, serta dilaksanakan secara hybrid.

Kegiatan ini diikuti oleh pengelola jurnal di lingkungan FITK, dosen, dan mahasiswa. FITK Journal Clinic Series 2026 #1 merupakan seri pertama dari delapan seri yang akan dilaksanakan sepanjang tahun 2026. Workshop ini menjadi bagian dari upaya fakultas dalam memperkuat kapasitas akademik, khususnya dalam penulisan artikel ilmiah, penguatan metodologi penelitian, dan peningkatan kualitas tata kelola jurnal menuju standar nasional dan internasional.

Dekan Fakultas Ilmu Tarbiyah dan Keguruan, Prof. Dr. Sigit Purnama, M.Pd., menyampaikan bahwa kegiatan ini memiliki posisi strategis dalam mendorong peningkatan kualitas penelitian dan publikasi ilmiah di lingkungan FITK.

“Saya mengapresiasi dan mendukung kegiatan Workshop FITK Journal Clinic Series yang diselenggarakan Rumah Jurnal FITK. Ini merupakan kegiatan strategis dalam upaya meningkatkan kualitas penelitian dan publikasi. Sesuai dengan visi kepemimpinan fakultas, yakni meneguhkan keunggulan untuk mendapatkan rekognisi global. Jadi saya berharap jurnal-jurnal di FITK dapat terakreditasi nasional dan terindeks Scopus dan WoS,” ujarnya.

Menurut Prof. Sigit, penguatan kapasitas pengelola jurnal menjadi kebutuhan penting karena mutu jurnal sangat berkaitan dengan kualitas naskah yang diproses, standar editorial yang digunakan, serta kemampuan pengelola jurnal dalam membaca perkembangan publikasi ilmiah. Karena itu, pengelola jurnal perlu terus meningkatkan kemampuan akademik dan teknis agar jurnal-jurnal di lingkungan FITK mampu berkembang lebih baik.

Pengabdian Masyarakat Akuntansi Bela Negara Tanamkan Budaya Menabung pada Anak Sekolah Dasar

“Para pengelola jurnal juga penting untuk terus meningkatkan dan mengupdate pengetahuan dan keterampilannya dalam penulisan akademik dan metodologi penelitian. Kompetensi penting untuk memastikan artikel yang akan diproses dan diterbitkan nanti berkualitas,” lanjutnya.

Kegiatan ini juga menghadirkan Prof. Dr. Imam Machali, M.Pd., Direktur Center for Research and Publication FITK, sebagai keynote speaker. Kehadiran Rumah Jurnal FITK dalam kegiatan ini menunjukkan komitmen fakultas untuk membangun ekosistem publikasi yang lebih produktif, terarah, dan berorientasi pada peningkatan kualitas jurnal ilmiah.

Narasumber utama dalam kegiatan ini adalah Bapak Tauchid Komara Yuda, S.Sos., MDP, Ph.D., Editor-in-Chief Jurnal Ilmu Sosial dan Ilmu Politik (JSP) UGM yang telah terindeks Scopus. Ia juga dikenal sebagai peraih Rekor MURI dosen termuda dengan publikasi di jurnal internasional bereputasi terindeks Scopus, serta penulis pada jurnal internasional bereputasi dengan impact factor lebih dari 8.

Mahasiswa Pascasarjana Antusias Ikuti Workshop Bibliometrik FITK UIN Sunan Kalijaga

Dalam sesi materi, Bapak Tauchid Komara Yuda berbagi pengalaman mengenai pengelolaan jurnal bereputasi internasional, khususnya praktik pengelolaan jurnal terindeks Scopus di Universitas Gadjah Mada. Sharing ini menjadi ruang penting bagi para pengelola jurnal untuk memahami standar tata kelola jurnal, kualitas proses editorial, seleksi naskah, komunikasi dengan penulis dan reviewer, serta strategi peningkatan reputasi jurnal agar mampu bersaing di tingkat nasional dan internasional.

Selain membahas pengelolaan jurnal, narasumber juga menekankan pentingnya metodologi penelitian sebagai fondasi utama dalam penulisan artikel ilmiah bereputasi. Artikel yang berpeluang diterima di jurnal internasional tidak hanya ditentukan oleh tema yang aktual, tetapi juga oleh ketepatan pendekatan penelitian, kejelasan desain metodologis, kekuatan data, ketajaman analisis, serta kemampuan penulis menempatkan kajiannya dalam percakapan akademik global.

Hardiknas 2026: PD-PGMI Soroti Krisis Minat Jadi Guru, Dorong Reformasi Akademik dan Penguatan Prodi

Peserta juga mendapatkan penjelasan mengenai berbagai pendekatan metodologi yang sering digunakan dalam artikel-artikel internasional, baik dalam tradisi penelitian kualitatif, kuantitatif, maupun kajian literatur. Pemaparan ini membantu peserta memahami bahwa metodologi penelitian tidak cukup ditulis sebagai prosedur teknis, tetapi harus menunjukkan hubungan yang jelas antara masalah penelitian, pertanyaan penelitian, pendekatan, sumber data, teknik analisis, dan kontribusi akademik artikel.

Dalam forum tersebut, narasumber turut menyoroti sejumlah kekeliruan yang masih sering ditemukan dalam artikel penulis Indonesia. Beberapa di antaranya adalah rumusan masalah yang belum tajam, literature review yang masih bersifat deskriptif, penggunaan metodologi yang kurang konsisten dengan tujuan penelitian, analisis yang belum mendalam, serta klaim novelty yang belum didukung oleh argumentasi dan bukti akademik yang kuat.

Satu Suara Melawan Kekerasan, DEMA FDIKOM Gelar Diskusi dan Mimbar Bebas

Bagi pengelola jurnal, materi ini memberikan perspektif penting dalam menilai kualitas naskah secara lebih kritis, terutama pada aspek kebaruan, metodologi, dan kontribusi ilmiah. Sementara bagi dosen dan mahasiswa, kegiatan ini menjadi kesempatan untuk memahami standar penulisan artikel ilmiah yang lebih sesuai dengan tuntutan jurnal internasional bereputasi.

Diskusi berlangsung aktif sepanjang kegiatan. Peserta mengajukan berbagai pertanyaan terkait pengelolaan jurnal, strategi peningkatan kualitas naskah, standar artikel jurnal internasional, ketepatan metodologi penelitian, hingga persoalan umum yang sering menyebabkan artikel sulit diterima di jurnal bereputasi.

Melalui FITK Journal Clinic Series 2026 #1, Rumah Jurnal FITK berharap pengelola jurnal, dosen, dan mahasiswa semakin memiliki kapasitas yang kuat dalam menulis, menilai, dan mengembangkan publikasi ilmiah. Sebagai pembuka dari delapan rangkaian Journal Clinic Series 2026, kegiatan ini juga diharapkan menjadi langkah berkelanjutan dalam mendukung peningkatan kualitas jurnal-jurnal di lingkungan FITK agar mampu memperoleh akreditasi nasional yang lebih baik dan memperluas peluang menuju indeksasi internasional bereputasi.

Sebelum Sebuah Bisnis Dimulai, Ada Satu Pertanyaan Penting

× Advertisement
× Advertisement