Editor : Ali Kadafi
Kabar Tren, Surabaya – Program Studi Akuntansi UPN “Veteran” Jawa Timur melaksanakan kegiatan pengabdian kepada masyarakat berupa pendampingan pencatatan keuangan bagi pelaku UMKM. Kegiatan ini dilaksanakan di Seniman Barbershop dan melibatkan tim dosen serta mahasiswa Program Studi Akuntansi. Program pengabdian ini bertujuan membantu pelaku usaha meningkatkan kemampuan pengelolaan keuangan secara lebih tertib, sistematis, dan sesuai dengan prinsip akuntansi dasar.
Kegiatan diawali dengan pemaparan materi mengenai pentingnya pencatatan keuangan yang rapi dan terstruktur bagi keberlangsungan usaha. Tim pengabdian menjelaskan bahwa pencatatan keuangan tidak hanya berfungsi sebagai laporan transaksi, tetapi juga membantu pelaku UMKM dalam mengevaluasi kondisi usaha, mengambil keputusan bisnis, hingga merancang strategi pengembangan usaha. Setelah sesi materi, peserta diarahkan pada praktik langsung pencatatan transaksi harian berdasarkan contoh kasus nyata dari operasional Seniman Barbershop.
Dalam proses pendampingan, tim pengabdian menemukan bahwa pencatatan keuangan usaha masih dilakukan secara manual menggunakan buku catatan harian. Pelaku usaha juga telah memanfaatkan aplikasi sederhana untuk membantu proses pencatatan transaksi dan rekap penerimaan harian. Namun, laporan keuangan yang dihasilkan masih belum tersusun secara lengkap dan sistematis sehingga pengelolaan arus kas usaha belum terdokumentasi secara optimal.
Ellyzabeth Putri Vizandra selaku Dosen Akuntansi UPN “Veteran” Jawa Timur menyampaikan bahwa kegiatan pendampingan ini diharapkan mampu meningkatkan literasi keuangan pelaku UMKM sehingga lebih siap menghadapi perkembangan usaha di era digital. Menurutnya, pencatatan keuangan yang baik dapat membantu pelaku usaha memahami kondisi bisnis secara lebih akurat dan mendukung pengambilan keputusan yang lebih efektif. Ia juga berharap UMKM dapat mulai menerapkan sistem pencatatan yang lebih modern dan terstruktur agar usaha dapat berkembang secara berkelanjutan.
Selain membahas pencatatan transaksi, tim dosen dan mahasiswa juga memberikan pendampingan terkait penyusunan anggaran operasional, evaluasi pendapatan, serta efisiensi pengelolaan kas usaha. Peserta turut diajak berdiskusi mengenai tantangan yang dihadapi dalam pemasaran digital dan pengembangan usaha. Kegiatan berlangsung secara interaktif dengan antusiasme tinggi dari pelaku usaha yang aktif menyampaikan pengalaman dan kendala selama menjalankan bisnis.
Melalui program pengabdian masyarakat ini, diharapkan pelaku UMKM dapat meningkatkan kemampuan pengelolaan keuangan secara mandiri dan lebih profesional. Kegiatan ini juga menjadi bentuk kontribusi perguruan tinggi dalam mendukung penguatan kapasitas UMKM melalui edukasi dan pendampingan yang aplikatif. Selain itu, program ini sejalan dengan upaya mendukung Sustainable Development Goals (SDGs), khususnya SDG 4 tentang Quality Education melalui peningkatan literasi keuangan serta SDG 8 tentang Decent Work and Economic Growth melalui penguatan kapasitas dan keberlanjutan usaha UMKM.
Penulis: Ellyzabeth Putri Vizandra, Program Studi Akuntansi, Fakultas Ekonomi dan Bisnis, UPN Veteran Jawa Timur.

